SKRIPSI S1 ILMU HUKUM 2022

Permanent URI for this collectionhttp://203.142.77.253/handle/123456789/20

Koleksi Skripsi Tahun 2022

Koleksi ini berisi skripsi mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Hukum Universitas Teknologi Surabaya yang diterbitkan pada tahun 2022. Koleksi ini disediakan sebagai referensi akademik dan sumber pembelajaran.

Browse

Search Results

Now showing 1 - 2 of 2
  • Item
    PENYELESAIAN DEBITUR WANPRESTASI DENGAN JAMINAN FIDUSIA DI PT. BPR BENTA TESA KANTOR CABANG SURABAYA
    (Universitas Teknologi Surabaya, 2022) LIA MEY PUSPITANINGTYAS
    Jaminan fidusia merupakan salah satu bentuk jaminan kebendaan yang banyak digunakan dalam perjanjian kredit karena proses pembebanannya relatif sederhana, mudah, dan cepat. Apabila debitur melakukan wanprestasi, kreditur berhak melakukan eksekusi terhadap objek jaminan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk wanprestasi debitur, tanggung jawab debitur, serta upaya penyelesaian wanprestasi dalam perjanjian kredit dengan jaminan fidusia di PT. BPR Benta Tesa Kantor Cabang Surabaya. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), melalui analisis terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan bahan nonhukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk wanprestasi yang dominan adalah debitur tidak memenuhi prestasi sebagaimana diperjanjikan sehingga mengakibatkan kredit macet. Tanggung jawab debitur meliputi pembayaran ganti rugi, pelunasan utang beserta bunga sesuai perjanjian, serta penyerahan objek jaminan fidusia kepada kreditur. Penyelesaian wanprestasi dapat ditempuh melalui jalur nonlitigasi, seperti negosiasi, mediasi, konsiliasi, dan arbitrase, maupun melalui jalur litigasi dengan mengajukan gugatan perdata dan pelaksanaan eksekusi objek jaminan sesuai Pasal 29 Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999. Penyelesaian secara nonlitigasi lebih diutamakan karena memberikan manfaat dan kepastian hukum bagi kedua belah pihak.
  • Item
    PENERAPAN PRINSIP KEHATI-HATIAN DALAM PERJANJIAN KREDIT DENGAN JAMINAN SERTIFIKAT RUMAH PADA BANK BENTA KANTOR CABANG SURABAYA
    (Universitas Teknologi Surabaya, 2022) ARIEF JULI WARSONO
    Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan mengatur bahwa bank dalam memberikan kredit wajib menerapkan prinsip kehati-hatian melalui analisis terhadap kemampuan dan kesanggupan debitur untuk mengembalikan pinjaman. Namun, dalam praktiknya masih terdapat kendala dalam penerapan prinsip tersebut, khususnya pada pemberian kredit dengan jaminan sertifikat rumah di BANK BENTA Kantor Cabang Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip kehati-hatian dalam proses perjanjian kredit serta ketentuan hukum yang mengaturnya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, asas hukum, dan konsep hukum yang berkaitan dengan objek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BANK BENTA Kantor Cabang Surabaya pada dasarnya telah menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pemberian kredit dengan jaminan sertifikat rumah. Namun, masih ditemukan beberapa kelemahan, antara lain belum optimalnya proses analisis kredit, adanya kekurangan klausul dalam perjanjian kredit, serta adanya gugatan dari nasabah yang mengganggu pelaksanaan fungsi intermediasi bank. Oleh karena itu, diperlukan penyempurnaan dalam proses pemberian kredit dan penyusunan perjanjian kredit agar penerapan prinsip kehati-hatian dapat memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi bank maupun nasabah.

© 2026 Universitas Teknologi Surabaya. All rights reserved.
Managed by the Library of Universitas Teknologi Surabaya.